PT. Pertamina Trans Kontinental Menggaet Dosen THP FIKP Unhas dalam Kegiatan Pelatihan Produk Olahan Mangrove

Green Mangrove Action Program (MAP) salah satu program konservasi dan pengelolaan mangrove menjadi produk turunan sehingga memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat. Program ini sebagai upaya dalam keberlanjutan aspek lingkungan dan ekonomi. Adapun sasaran program pengelolaan produk turunan mangrove yakni kelompok masyarakat Ibu-ibu/UKM yang ada di Kampung Wisata Mangrove Lantebung dengan output mampu menghasilkan produk turunan dari mangrove.

Tujuan program

1. Mengembangkan pengetahuan kelompok mengenai pengolahan produk mangrove yang baik
dan benar
2. Meningkatkan kreativitas dan keterampilan dari kelompok binaan dalam pembuatan inovasi
produk turunan dari mangrove.
3. Meningkatkan semangat kelompok dalam berwirausaha skala usaha kecil dan menengah
(UKM).
4. Meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir khususnya kelompok ibu-ibu.

Adalah Dr. Nursinah Amir, dosen Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (Prodi THP) yang juga Ketua Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin, digaet sebagai narasumber pada kegiatan pelatihan produk olahan dan turunan tanaman mangrove yang diselenggarakan oleh PT. Pertamina Trans Kontinental. Kegiatan yang dilaksanakan di Kampung Wisata Mangrove Lantebung, melibatkan kelompok ibu-ibu yang bernama kelompok bangko. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 2 dan 9 September 2023. Kegiatan yang dilaksanakan tanggal 2 September 2023 adalah pemberian materi terkait manfaat, jenis dan kandungan bioaktif serta nutrisi dari berbagai jenis mangrove yang ada di Lantebung. Selain itu, narasumber juga menyampaikan cara mengolah buah mangrove jenis Rhyzophora menjadi tepung. Rencana pada tanggal 9 September 2023, tepung dari buah mangrove ini, akan dijadikan produk olahan yang dapat menjadi sumber pendapatan bagi kelompok bangko

en_USEnglish
Scroll to Top